JAKARTA - Pakar Ekonomi Rizal Ramli menilai sebagian para menteri di kabinet kerja Jokowi-JK hanyalah menteri kualistas KW 2 dan KW 3.
Sebab menurut pengamat ekonomi yang juga Komisaris Utama BNI
tersebut, para menteri kualitas dianggap tak mampu menyelesaikan masalah
melainkan malah menciptakan masalah.
Hal ini ditanggapinya perihal hasil rilis survei nasional Survei Indo
Barometer yang tingkat kepuasan publik terhadap kinerja para Menteri
Jokowi-JK masih di bawah 50 persen, atau tepatnya 46,8 persen.
"Kok banyaknya kebijakannya (menteri) ini dicoba-coba," kata Rizal kata Rizal Ramli di Restoran Pulau dua, Jalan gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2015) siang.
Salah satunya, mantan Menko Perekonomian zaman Presiden Gus Dur ini
menyoroti paradigma Menteri Ekonomi yang mendampingi Jokowi-JK perihal
keputusan kenaikan harga-harga.
"Begitu ada uang dikasih subsidi mobil perjabat. Hanya sensitivitas.
Terkahir paradigma menteri ekonomi JK, katanya ekonomi JK yang kontrol.
Naikkan harga-harga, kalau itu yang terjadi rakyat golongan menengah ke
bawah tidak bekerja,"lanjut Rizal.
Menurutnya, bila paradigma itu diubah dengan menurunkan harga-harga
rakyat Indonesia akan senang dan posisi Indonesia di Asena dianggap
semakon kompeptitif.
Selain itu, Rizal menambahkan dengan buruknya kualitas para menteri
dapat mempengaruhi Jokowi-JK dalam memutuskan kebijakan. Hal ini karena
kebijakan yang dikeluarkan dianggap hanya hasil kompromi politik bukan
berpacu kepada profesionalisme kerja.(pur)
Rizal Ramli: Banyak Menteri Jokowi Cuma KW 2 dan KW 3
Penulis by Unknown
Terbit on 22.49
with No comments



0 komentar:
Posting Komentar