GRESIK- Ucapan terima kasih disampaikan Bapak Jamal, Kabiro Gresik Penajatim pada Sabtu (25/10). Kegiatan yang diselanggarakan oleh Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) DPC Kab. Gresik yang di pimpin Bapak Irfan Choirie, S.H,M.H, sebagai agenda rekruitmen anggota baru. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Pengurus dan anggota KWRI DPC Kab.Gresik yang sudah hadir membantu dan mensupport kami (Penajatim Biro Gresik), Di sini ada kesatuan solidaritas ketika KWRI DPC Kab.Gresik ada kegiatan, Lembaga Pers lainnya juga datang,” ungkap Jamal.
Tak hanya pengurus dan anggota KWRI DPC Kab.Gresik yang ikut andil, Biro Gresik dari Pena Jatim juga membantu terlaksananya kegiatan tersebut. “Kultur kita memang seperti ini, kalo ada yang bekerja yang lain ikut membantu dan turut meramaikan agar tidak sepi. Karena kita juga ada di lembaga yang kolektif dan juga, pasti ada timbal baliknya ke kita. Berat sama dipikul ringan sama dijinjing,” kata Bapak Irfan Choirie, Ketua KWRI DPC Kab.Gresik.
Keterbatasan jumlah pengurus Pena Jatim Biro Gresik yang hanya ada 7 orang, tidak menjadi hambatan untuk menggelar acara yang sederhana ini . Kultur atau budaya Penajatim Biro Gresik di Kabupaten Gresik adalah saling menguatkan sesama KWRI DPC Kab. Gresik. ”Kultur seperti itu sudah dibangun mulai dari diri kita sendiri. Kultur itu muncul karena ada rasa ingin saling menguatkan antar Lembaga Pers yang ada di Gresik,” ujar Mohammad Abdullah Musyafa’ Sekertaris Redaksi Pena Jatim Biro Gresik.
Tanggapan lain diutarakan oleh Yani, Pengurus KWRI DPC Kab. Gresik. Yani menyayangkan bahwa kultur ini tidak seluruhnya berlaku di daerah lain, “sayangnya, hanya beberapa daerah yang memiliki kultur seperti itu. Kebanyakan Lembaga di daerah lain (terutama yang telah mapan) lupa sama keadaan Lembaga lain dan terkesan cuek,” ungkapnya.
Sementara itu, Muhammad Sholeh, Pengurus KWRI DPC Kab. Gresik Juga mengutarakan apresiasi serta harapannya terhadap kerekatan hubungan antar Penajatim Biro Gresik di Kabupaten Gresik melalui kultur semacam ini. “Ini adalah kultur yang unik dari Gresik, seakan temen-teman Lembaga Pers lain mempunyai tanggung jawab untuk membentuk generasi bersama, dan mempunyai empati besar, mereka bisa memposisikan dirinya sebagai Lembaga Pers Pena Jatim Biro Gresik tersebut. Mencoba untuk memahami kondisi Lembaga Pers yang lain. Semoga kultur ini menular ke daerah yang lain,” terang Musyafa’. ( Abd )
DPC KWRI dan Biro Pena Jatim Budayakan Solidaritas Saling Menguatkan
Penulis by Unknown
Terbit on 23.43
with No comments



0 komentar:
Posting Komentar