Home » , » Diduga Dendam Pribadi Oknum Satpol PP My Way CafĂ© di Razia

Diduga Dendam Pribadi Oknum Satpol PP My Way Café di Razia

SURABAYA – Mulai terkuak, kepentingan demi kepentingan menjadi sebuah tolak ukur oknum petugas Satpol PP Kota Surabaya, dalam melakukan razia penertiban. Bahkan, diduga dendam pribadi bisa dijadikan sebuah target sasaran razia untuk menghilangkan sakit hati.

Berpijak dengan alasan klasik sebagai antisipasi terhadap pendatang baru dan penyebaran PSK diwilayah Kota Surabaya (red, pasca penutupan lokalisasi Dolly), ditempat hiburan malam. Petugas Satpol PP Kota Surabaya, terus aktif melakukan razia.

Kali ini razia di lakukan My Way Cafe yang berlokasi di Jalan Raya Tidar Surabaya. Dalam aksinya, petugas Satpol PP Kota Surabaya, langsung merangsek masuk kedalam My Way Café, pada kamis pukul 23.35 akhir Oktober lalu. Keteganganpun sempat terjadi, antara petugas Satpol PP wanita dengan para pekerja wanita pengibur yang diduga tidak memiliki identitas penduduk. Namun berhasil diamankan, dan kemudian diangkut dengan menggunakan truk milik Satpol PP.

Menurut Joko Wiyono, razia yang terus dilakukan Satpol PP Kota Surabaya ini, tujuannya menekan warga pendatang baru di Kota Surabaya. “Pemerintah Kota Surabaya sangat bertanggungjawab akan hadirnya warga atau pendatang baru yang masuk ke Surabaya. Oleh karena itu, razia ini akan terus dilakukan untuk menekan urbanisasi di kota Surabaya” ujar Joko.

Razia yang dibantu aparat gabungan dari Polrestabes Surabaya dan Gartab III Surabaya ini berhasil menjaring 18 orang . Kepada mereka yang tidak mempunyai kartu identitas, dibawa ke mako Satpol-PP Jl. Jaksa Agung Soeprapto Surabaya, untuk dilakukan pendataan dan kemudian dikirim ke Liponsos Sukolilo Kenjeran Surabaya untuk dilakukan pembinaan.

Anehnya, menurut beberapa sumber yang ditemui Pena Jatim dilokasi kejadian, razia tersebut dilakukan dengan dasar balas dendam antara Joko Wiyono terhadap petugas keamanan My Way cafĂ©. Kejadian tersebut diduga berawal saat Joko Wiyono mau makan di restoran kawasan Jl. Tidar.  Karena kehabisan tempat parkir di restaurant yang dituju, Joko Wiyono memarkir mobilnya di area parkir My Way CafĂ©.

Melihat mobil yang parkir diarea bukan pengunjung My Way Café, petugas keamanan mengusirnya untuk pindah ketempat parkir lain. Akibatnya, Joko naik pitam, dan marah terhadap petugas keamanan My Way Café yang memerintahkan mobil miliknya untuk dipindahkan.

“Disini hampir tidak pernah ada razia, tapi setelah kejadian itu tiba-tiba dirazia” ungkap sumber. (riz/pr)

Penertiban dengan dalih mengantisipasi warga pendatang baru yang bekerja di beberapa tempat hiburan malam, sepertinya menjadi salah satu prioritas petugas Satpol PP di kota Surabaya.

Anehnya, dalam razia penertiban yang dilakukan, petugas tidak lagi mempersoalkan legalitas café yang menjadi salah satu sumber PAD (red, pendapatan asli daerah) melalui sektor pariwisata.

sangat disayangkan apabila penertiban ada tendensius dan rasa irihati oleh oknum yang dilakukan oleh petugas tidak mengacu untuk menertibkan perijnan.(riz/rdp)

0 komentar:

Posting Komentar

 
KANTOR : Jl. Siwalankerto Timur V-D No. 36 Surabaya, 60236 Jawa Timur - Indonesia
Copyright © 2015. Pelayanan Bantuan Hukum KWRI Jawa Timur - All Rights Reserved

SUPPORT BY : PORTAL ONLINE