Ngawi (penajatim.com) - Menjelang hari raya Idul
Adha atau yang lazim disebut idul qurban, harga hewan qurban di
Kabupaten Ngawi mulai mengalami kenaikan.
"Saat ini harga hewan
kurban sudah mengalami kenaikan. Kenaikan diperkirakan mencapai 25
persen dari kondisi normal akibat banyaknya permintaan," ujar Kepala UPT
Pasar Hewan Ngawi, Bambang Hariyadi, Sabtu (20/9/2014).
Bambang
mengatakan, kenaikan harga untuk komoditas sapi berkisar antara satu
hingga dua juta Rupiah per ekor dari harga biasa. Sedangkan kambing naik
sekitar Rp500 ribu."Saat ini kenaikannya memang belum banyak tapi nanti
kalau sudah kurang seminggu harganya bisa naik lebih tinggi lagi," kata
dia.
Kenaikan harga menjelang Hari Raya Idul Adha adalah wajar.
Meski demikian, kondisi tersebut tetap harus dipantau. Sejauh ini, stok
hewan kurban di wilayah Ngawi sangat mencukupi. Untuk stok sapi
misalnya, diketahui sangat melimpah dengan jumlah populasi mencapai
14.000 ekor.
"Seandainya ada kekurangan, antisipasinya adalah
dengan mengambil sapi dari daerah lain. Namun, kami tetap selektif, hal
itu sebagai langkah pencegahan penyakit pada sapi agar layak
dikonsumsi," terangnya.
Salah satu pedagang di Pasar Hewan Ngawi,
Krisnadi mengatakan, harga satu ekor sapi dewasa jenis peranakan saat
ini dapat mencapai Rp 17 juta. Harga tersebut naik Rp2 juta sejak
sepekan terakhir. "Sedangkan, untuk satu ekor kambing, saat ini telah
mencapai harga Rp2,7 juta atau naik Rp500 ribu dari harga sebelumnya,"
kata Joko. [rdk/but]
Hari Haya Idul Adha Tahun Ini Harga Hewan Qurban Mulai Naik
Penulis by Unknown
Terbit on 04.10
with No comments



0 komentar:
Posting Komentar